close

14 Tempat Wisata Di Korea Selatan Paling Menarik


Korea Selatan tidak hanya dikenal karena drama dan juga musiknya yang menggemparkan dunia. Negeri ginseng ini juga memiliki cukup banyak destinasi wisata menarik yang akan membuat siapa saja terkesima. Korea Selatan memiliki segudang wisata budaya, sejarah, alam, belanja, dan juga kecantikan.

Nah, kalau Anda ingin datang ke negeri drama dalam waktu dekat, perhatikan tips melancong dan juga 15 tempat wisata di Korea Selatan di bawah ini dengan saksama.

Gambar utama: lonelyplanet.com

Destinasi Wisata Menarik di Korea Selatan

1. Pulau Nami

Pulau Nami adalah salah satu destinasi paling ramai di Korea Selatan pasca syuting drama Winter Sonata. Pemandangan lorong dari pohon-pohon besar menjadi ciri khas dari pulau yang sangat kecil.

Setiap hari ada ribuan orang datang untuk menyaksikan keindahan alam dan nostalgia dengan drama yang membuat Korea Selatan terkenal ke seluruh dunia.

pulau nami - gambar 1

Sumber: ituberita.info

pulau nami - gambar 2

Sumber: juanexplorertours.com

pulau nami - gambar 3

Sumber: visitnamiislandtour.com

Alamat: 1 Namisum-gil, Namsan-myeon, Chuncheon, Gangwon-do, Korea Selatan

Jam operasional: 07.30 sampai 21.45

Tiket masuk: 10.000 won

2. Seongsan Sunrise Peak

Seongsan Sunrise Peak terletak di kawasan Pulau Jeju. Di sini, Anda bisa melakukan pendakian selama 30 menit untuk sampai di puncak.

Ketika sampai di atas, pemandangan laut dan juga cerukan yang berisi tanaman langka bisa membuat siapa saja terpesona. Bahkan, UNESCO sampai meresmikannya sebagai salah satu warisan budaya dunia.

seongsan sunrise peak - gambar 1

Sumber: cheria-travel.com

seongsan sunrise peak - gambar 2

Sumber: endless-explorer.com

seongsan sunrise peak - gambar 3

Sumber: 20wcss.org

Alamat: 1 Seongsan-ri, Seongsan-eup, Seogwipo, Jeju-do

Jam operasional: setiap saat ketika cuaca baik

Tiket masuk: 2.000 won (individual) dan 1.600 won per orang (kelompok)

3. Desa Darangee

Desa ini mungkin tidak ubahnya kawasan tradisional lain di kawasan Korea Selatan. Namun, wilayah ini memiliki banyak sawah yang menghadap langsung ke laut.

desa darangee - gambar 1

Sumber: id.pinterest.com

desa darangee - gambar 2

Sumber: wcpadventure.com

Sembari menikmati keindahan alam, Anda bisa bercakap dengan penduduk setempat atau mengambil foto di beberapa sudut yang menarik.

Alamat: 21, Nammyeon-ro 679 beon-gil, Nam-myeon, Namhae-gun, Gyeongsangnam-do

Jam operasional: 09.00-17.00

Tiket masuk: gratis

4.  Rawa Upo

Pelancong yang menyukai keindahan alam bisa datang ke Rawa Upo yang cukup luas. Kawasan ini memiliki luas hingga 2.314 kilometer persegi dan menyimpan flora dan fauna yang menarik.

rawa upo - gambar 1

Sumber: korea.panduanwisata.id

rawa upo - gambar 2

Sumber: edvenchers (flickr.com)

Di tempat ini Anda bisa melakukan penjelajahan dengan jalan kaki. Naik sepeda di sepanjang rawa, atau menggunakan perahu untuk melihat migrasi burung yang kerap mampir di sini.

Alamat: Daedae-ri, Yueo-myeon, Changnyeong-gun, Gyeongsangnam-do

Jam operasional: 09.00-18.00

Tiket masuk: 2.000 won (dewasa), 1.500 (remaja), dan 1000 won (anak-anak)

5. Ladang Garam Jeungdo

Kawasan Jeungdo memiliki ladang garam yang sangat luas dan dikelola dengan tradisional. Sejak Dinasti Song, kawasan ini sudah menjadi sentra garam yang berkualitas hingga sekarang. Ketika datang ke sini, Anda bisa mencoba membuat garam, memanennya, dan merasakannya secara langsung.

tempat wisata di korea selatan - jeungdo

Sumber: story.tourders.com

Selain membuat garam, ladang ini juga menjadi tempat yang menarik untuk berburu foto. Anda bisa menyaksikan kehidupan tradisional penduduk yang tetap menjaga tradisi dari masa lalu hingga sekarang.

Alamat: 1930, Jeungdong-ri, Jeungdo-myeon, Sinan-gun, Jeollanam-do

Jam operasional: 11.00 dan 15.00

Tiket masuk: 10.000 won (dewasa) dan 9.000 won (anak-anak)

6. Pulau Uleung dan Jalan di Tepi Tebing

Bagi warga kota, tempat ini kerap dijuluki sebagai pulau misterius. Sepanjang garis pantai hanya ada bebatuan dan juga jalanan yang menempel di tepi tebing. Anda bisa jalan-jalan dengan menikmati udara pantai atau bersepeda santai di pinggiran tebing yang cukup menguras adrenalin.

pulau uleung
pulau uleung - gambar 2

Sumber: id.pinterest.com

Alamat: 236, Taeha-gil, Ulleung-gun, Gyeongsangbuk-do

Jam operasional: dibuka setiap saat kecuali cuaca buruk datang

Tiket masuk: gratis

7. Taman Laut Udo

Udo terletak di kawasan Pulau Jeju yang ramai dikunjungi wisatawan setiap harinya. Di tempat ini, Anda bisa melakukan cukup banyak aktivitas menantang seperti pendakian, berjalan di sepanjang bibir pantai, memancing, dan wisata dengan menggunakan kapal salam yang tidak boleh dilewatkan.

taman laut udo

Sumber: visitjeju.net

Alamat: Gosumul-gil, Udo-myeon, Jeju-do

Jam operasional: 24 jam

Tiket masuk: 1.000 won (belum termasuk wahana yang ada)

8. Juknokwon, Damyang

Juknokwon adalah kawasan hutan bambu yang cukup luas dan dikelola dengan baik oleh warga setempat. Di tempat ini Anda bisa berkeliling untuk mencari foto atau sekadar menikmati keheningan dari  hutan yang banyak dimanfaatkan juga sebagai lokasi syuting beberapa film Korea Selatan.

juknokwon damyang

Sumber: pelagicus.wordpress.com

Selain pemandangan yang sangat indah, kawasan ini juga terkenal karena budaya pembuatan tehnya. Warga setempat menggunakan embun dari daun bambu untuk membuat teh jukro yang rasanya sangat menggoda.

Pada saat-saat tertentu, di tengah hutan diadakan festival teh jukro dan menarik ribuan wisatawan untuk datang.

Alamat: 119, Jungnogwon-ro, Damyang-eup, Damyang-gun, Jeollanam-do

Jam operasional: 09.00-18.00

Tiket masuk: 3.000 won (dewasa),  1.500 won (remaja), dan 1.000 won (anak-anak)

9. Kuil Bulguksa

Kuil Bulguksa menyimpan cukup banyak artefak dari masa lalu. Setidaknya bangunan yang memiliki umur lebih dari 1.500 tahun ini dijadikan cagar budaya yang diakui oleh UNESCO. Setiap tahun ada jutaan pelancong datang ke sini terutama saat musim dingin karena pemandangan bersaljunya sangat spektakuler.

kuil bulguksa

Sumber: ehregister.com

kuil bulguksa - gambar 2

Sumber: thousandwonders.net

Bangunan yang paling terkenal di kawasan kuil ini adalah dua buah pagoda dari granit yang berada di sini kiri dan juga kanan.

Selain itu, kuil ini juga memiliki gua bawah tanah buatan yang digunakan untuk tempat persembunyian dan melarikan diri.

Alamat: 385, Bulguk-ro, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do

Jam operasional: 07.00-18.00 (berubah setiap musim dan hanya selisih 30 menit)

Tiket masuk: 5.000 won (lebih dari 19 tahun), 3.500 (13-18 tahun), 2.500 won (7-12 tahun), gratis (di bawah 7 tahun)

10. Desa Kereta Seomjin

Desa Seomjin mengelola wilayahnya menjadi destinasi wisata yang menarik. Pertama, mereka menanam cuku banyak bunga di sekeliling rel kereta api.

Selanjutnya kereta uap difungsikan untuk hiburan dan menarik banyak wisatawan untuk datang. Selain kereta, Anda bisa juga berjalan-jalan dengan pasangan atau naik sepeda.

desa kereta seomjin

Sumber: jirisantour.com

desa kereta seomjin - gambar 2

Sumber: ceritairma.com

Alamat: 232, Gichamaeul-ro, Ogok-myeon, Gokseong-gun, Jeollanam-do

Jam operasional: 09.00-18.00

Tiket masuk: 7.000 won untuk naik kereta uap

11. Taman Poppy, Gunung Simhak

Kawasan Gunung Simhak selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan baik dari dalam negeri atau luar negeri. Rata-rata pelancong yang datang penasaran dengan deretan bunga poppy yang memiliki warna merah menyala. Setiap tahun pada bulan Juni ada festival bunga yang sangat memikat.

taman poppy simhak

Sumber: blog.daum.net

Alamat: Simhak Mountain, Paju-si, Gyeonggi-do

Jam operasional: 07.00-18.00

Tiket masuk: gratis

12. Kuil Sin-Reuk

Kuil Sin-Reuk tidak terlalu besar dibandingkan dengan bangunan lain di kawasan Korea Selatan. Meski demikian, kuil yang memiliki pagoda ini selalu ramai dikunjungi wisatawan setiap tahun.

Saat musim dingin, tanah di dekat kuil ditutupi dengan salju beserta pohon zelkova yang ada di tasnya.

Alamat:  73, Silleuksa-gil, Yeoju-eup, Yeoju-gun, Gyeonggi-do

Jam operasional: 24 jam

Tiket masuk: 2.200 won (dewasa), 1.700 won (remaja), dan 1.000 won (anak-anak)

13. Desa Tradisional Yang Dong

Desa tradisional Yang Dong telah ada sejak Dinasti Chosun. Perkampungan tradisional ini memiliki penduduk yang hobi bercocok tanam secara tradisional dan juga melestarikan budaya leluhurnya.

yangdong

Sumber: morethanapage.com

yangdong - gambar 2

Sumber: moslor.com

Saat ini desa yang setiap tahun selalu dibanjiri pengunjung ini masuk ke dalam situs warisan budaya dunia dari UNESCO.

Alamat: 93, Yangdongmaeul-gil, Gyeongju-si, Gyeongsangbuk-do

Jam operasional: 24 jam sepanjang tahun

Tiket masuk: gratis

14. Benteng Hwaseong

Benteng Hwaseong merupakan tempat wisata di Korea Selatan yang terlihat megah meski usianya telah tua. Bangunan ini didirikan pertama kali pada Dinasti Joseon dan terus mengalami perbaikan pada dinasti sebelumnya.

Saat ini, bangunan benteng digunakan untuk tempat wisata karena memiliki banyak situs sejarah dan taman yang luas untuk piknik.

benteng hwaseong

Sumber: whc.unesco.org

benteng hwaseong - gambar 2

Sumber: id.pinterest.com

benteng hwaseong - gambar 3

Sumber: kevinyeungcatravel.blogspot.co.id

Alamat: 910, Jeongjo-ro, Paldal-gu, Suwon-si, Gyeonggi-do

Jam operasional: 10.00-16.30

Tiket masuk: 3.000 won (dewasa), 2.000 won (remaja), dan 1.000 won (anak-anak)

Tips Wisata ke Korea Selatan

Jika perjalanan ke Korea Selatan yang Anda lakukan adalah yang pertama, perhatikan beberapa tipsnya di bawah ini.

  • Pesan akomodasi jauh-jauh hari. Kalau Anda ingin melakukan perjalanan secara murah, disarankan untuk menggunakan hotel bujet. Di kawasan kota besar seperti Seoul ada banyak akomodasi dengan harga miring yang akan menghemat pengeluaran selama berada di sana.
  • Membawa makanan dari rumah. Ada baiknya Anda membawa makanan dari Indonesia baik itu mi instan atau makanan lainnya. Dengan itu, Anda bisa sarapan atau makan malam di hostel tanpa harus terus membeli makanan di luar. Sering membeli di kedai akan membuat pengeluaran Anda salam di Korea Selatan menjadi membengkak.
  • Berburu objek wisata gratis. Ada cukup banyak destinasi wisata gratis atau nyaris cuma-cuma dengan biaya masuk hanya 1.000 won saja. Risetlah terlebih dahulu objek wisata mana saja yang bisa dikunjungi dengan gratis.
  • Gunakan kartu untuk melakukan pembayaran. Ada banyak hal di Korea Selatan yang pembayarannya dilakukan dengan kartu yang wajib diisi saldonya terlebih dahulu. Dengan kartu tersebut, Anda bisa lebih hemat karena ada banyak potongan harga.
  • Pelajari jalur transportasi di Korea Selatan untuk bus dan juga kereta bawah tanah. Anda tentu bisa dengan mudah melakukan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain dan efisiensi biaya.
  • Beli oleh-oleh di pasar tradisional saja. Jangan masuk ke mal karena semua barang yang masuk ke sana harganya jadi sangat mahal.
  • Selalu gunakan koneksi internet nirkabel di hostel untuk melakukan transfer data ke media sosial. Menggunakan koneksi gratis akan menghemat biaya pembelian data yang cukup mahal.
  • Sebisa mungkin pelajari bahasa setempat untuk percakapan sederhana. Mempelajari percakapan Korea akan membantu Anda ketika menawar barang di pasar tradisional dan memudahkan Anda jika ingin bertanya kepada penduduk setempat.

Demikianlah ulasan singkat tentang tempat wisata di Korea Selatan dan tips perjalanan yang bisa Anda praktikkan ketika bertandang ke sana. Semoga bermanfaat!