close

Split Underwater Photography! Pesona Dua Dunia

split underwater photography

Foto merupakan salah satu hal yang kini telah menjadi tren di masyarakat. Tentu saja begitu, karena ini adalah cara terbaik dalam mengabadikan memori dan kenangan.

Sama halnya dengan instagram, ada tren yang juga sedang berkembang dan sangat menarik untuk di nikmati. Foto yang sedang menjadi hits ini adalah foto pemandangan dengan batas antara daratan (permukaan) dan air.

Nah, istilah terkini dari aktivitas pengambilan gambarnya adalah Split Underwater. Banyak juga yang menyebutnya sebagai Half Under Water.

Maka dari itu, kami di sini akan coba membahas beberapa hal terkait underwater photography yang pastinya bisa menambah wawasan serta kenyamanan Anda dalam setiap kegiatannya.

Sumber gambar utama : Blog.reservasi.com

Persiapan alat underwater photography

Adalah hal yang mustahil jika ingin mendalami underwater photography tanpa memiliki alat-alat yang di perlukan. Sebagai panduan awal, berikut adalah daftarnya:

  • Action Cam (harga sekitar 400ribu – 5juta)
  • Housing Action Cam (harga sekitar 80 – 200ribu)
  • Camera Dome for Action Cam (harga sekitar 800ribu – 1,2jt)
  • Camera Handle (harga sekitar 300ribu – 400ribu)
  • Anti Fog (harga sekitar 14 – 20ribu)
split underwater photography - gambar 1

Sumber: Boredpanda.com

Di lihat secara kasat mata, beberapa alat yang di butuhkan untuk underwater photography ini,  memang bukan merupakan alat yang murah. Oleh sebab itu, Anda mau tidak mau harus menyiapkan budget atau dana lebih.

Tips split underwater photography

Setelah alat-alat di siapkan, proses berikutnya yang harus di jalani adalah mempelajari teori pemotretan.

Pemahaman yang dalam mengenai tekniknya adalah hal yang wajib, sebab foto yang Anda ambil nantinya akan memiliki nilai seni yang tinggi dan menarik untuk di lihat. Simak poin-poinnya di bawah ini:

1. Memastikan housing dan dome kamera sudah kedap air

Sebelum memulai, yang pertama kali harus di lakukan adalah memastikan housing dan dome dari kamera sudah kedap air.

Hal ini penting untuk menghindari kerusakan yang bisa saja terjadi dalam proses pengambilan foto karena sejatinya, underwater photography berhubungan langsung dengan air.

Lalu bagaimana caranya? yang paling mudah adalah dengan memasukkan tisu ke dalamnya. Jika tisu tersebut tidak menyerap rembesan, bisa cukup di pastikan keduanya telah kedap dari air.

split underwater photography - gambar 2

Sumber: Boredpanda.com

2. Memastikan dome bebas dari bintik air

Selain membuatnya kedap, hal lain yang harus Anda perhatikan adalah memastikan bahwa dome kamera juga harus bebas dari bintik-bintik air karena berpotensi merusak hasil jepretan.

Salah satu cara yang biasanya di gunakan adalah dengan menggunakan sabun bayi dan di lakukan secara teratur.

split underwater photography - gambar 2

Sumber: Boredpanda.com

3. Diamkan action kamera sebentar

Ini adalah masalah teknik fotografinya sendiri. Terkadang karena tidak sabar, kita langsung mengambil foto ketika sudah masuk ke dalam air. Sayangnya, hal ini tidak bisa di benarkan.

Anda harus mendiamkan kamera beberapa saat terlebih dahulu di dalam air. Ini penting, sebab akan berpengaruh pada hasil underwater photography yang di lakukan. Apa pengaruhnya?

Mendiamkannya sebentar akan mengurangi embun yang mungkin berbentuk.

Nah, diamkanlah selama kurang lebih 4 menit sebelum di gunakan. Dengan ini, embun dapat terurai dan Jika memang embun terlalu pekat, sepertinya Anda perlu pertimbangkan untuk pindah spot foto.

4. Fokus pada objek tertentu

Teknik pengambilan yang baik, akan sangat di butuhkan di sini. Karena fokus terhadap objek di dalam air harus lebih dominan daripada panorama yang terbentuk.

Menjadi suatu keharusan bagi Anda untuk mengatur beberapa setelan kamera, terutama masalah fokus, ISO, shutter speed dan lainnya.

split underwater photography - gambar 4

Sumber: Boredpanda.com

5. Perhatikan timing

Waktu juga termasuk ke dalam teknik pengambilan gambarnya sendiri. Jika ingin mendapatkan hasil jepretan maksimal, tentu saja di perlukan timing yang pas.

Anda memang harus bersabar dan tetap tenang untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Jangan pernah terburu-buru, apalagi ketika sudah mendapatkan objek yang tepat.

Amati objek tersebut dengan seksama hingga tiba saatnya untuk mengambil foto. Ini tentu saja membutuhkan beberapa kali percobaan. Ya anggap saja, hal tersebut sebagai pembelajaran agar kemampuan Anda terus meningkat.

6. Pencahayaan

Nah, hal berikutnya yang harus di perhatikan adalah masalah pencahayaan. Ini merupakan salah satu hal penting lainnya di dunia fotografi.

Apa sih peranannya? Sudah pasti, cahaya yang cerah akan membuat gambar menjadi nampak lebih bersih dan terang. Pengambilan gambarnya pun akan lebih optimal di lakukan pada siang hari.

7. Banyak latihan

Latihan adalah salah satu cara terbaik untuk menemukan irama yang tepat dalam membuat foto. Dan bisa di lakukan di mana saja selama kondisinya memungkinkan.

Misalnya saja, dengan mencoba terlebih dahulu pada kolam air tenang sebagai latihan dasarnya. Selain mudah, Anda juga dapat bereksplorasi menggunakan beberapa teknik yang pernah di kuasai sebelumnya.

Jagalah konsistensi latihan Anda hingga tiba saatnya nanti untuk beranjak ke level yang lebih tinggi.