close

Pantai Timang, Wisata Alam Ekstrim Di Gunung Kidul

pantai timang

Menikmati debur ombak Pantai Timang yang memacu adrenalin memang sangat sayang untuk di lewatkan. Terlebih bagi Anda yang menyukai tantangan.

Pantai ini memang belum banyak di ketahui oleh para wisatawan, karena sejatinya tidak di kelola sebagai tempat wisata.

Gambar utama: Blogobyekwisatakita.blogspot.co.id

Di sekitaran Timang, juga terdapat banyak pantai yang mengelilingi seperti Pantai Pok Tunggal, Seruni dan Ngetun untuk bagian barat, sedangkan di sebelah timur ada JoganNglambor dan Siung.

Lokasi Pantai Timang

Timang tepatnya berada di Dukuh Danggolo Desa Purwodadi, Kecamatan Terpus, Kabupaten Gunung Kidul.

pantai timang - gambar 4

Sumber: Jogjis.blogspot.co.id

Untuk aksesnya sendiri, Anda dapat melewati Wonosari (Ibukota dari Kabupaten Gunung Kidul) berjarak sekitar 35 km. Dari sini, lanjutkan perjalanan ke arah pantai Baron.

Sesampainya di pertigaan Mulo, belok mengarah ke pantai Siung. Lurus terus sampai pasar Dakbong.

Setelah melewati pasar tersebut, lalui jalan yang sudah tidak beraspal alias bertanah. Di sini Anda akan menyusuri perkampungan dengan posisi rumah penduduk yang terpisah-pisah.

Catatan: Di perlukan waktu tempuh cukup lama, karena jaraknya memang jauh. Selama perjalanan, kita akan banyak menemukan jalur yang sulit di lalui seperti bebatuan terjal, kurangnya fasilitas penunjuk arah, serta jalan sempit.

pantai timang - gambar 5

Sumber: Pakettourjogja.com

Lokasinya terbagi menjadi dua area yang sangat berbeda. Pertama, di bagian timur Timang, terdapat pasir berwarna putih sama halnya dengan pantai pada umumnya.

Lain halnya di sebelah barat, Anda akan menemukan hal unik yakni batu terjal (membentuk bukit) dengan tebing-tebing curam yang berbatasan langsung dengan laut. Area ini lebih di kenal penduduk setempat sebagai Batu Panjang.

Di lokasi tersebutlah Anda akan menemukan panorama menarik sekaligus menantang.

Lobster dan kereta gantung

Pada bagian ini pula, kita dapat menemukan habitat dari lobster berukuran besar. Nelayan setempat biasa memanfaatkannya untuk mencari lobster lalu di jual.

Untuk mencapai titik tersebut, mereka menggunakan alat transportasi tradisional berupa kereta gantung yang di rancang khusus (berbahan dasar bambu serta kayu di ikat dengan bantuan tali kuat), untuk menghubungkan pantai dan puncak batu di seberangnya.

pantai timang - gambar 1

Sumber: Tripvisto.com

pantai timang - gambar 2

Sumber: Cumilebay.com

pantai timang - gambar 3

Sumber: Yogya-backpacker.com

Sistem kerjanya pun masih sangat manual, yakni menggunakan tenaga manusia untuk menariknya.

Nah untuk bisa menikmati pengalaman serupa layaknya yang di lakoni oleh para nelayan, Anda juga bisa ikut menyebrangi pantai Timang menggunakan kereta gantung tersebut, tentunya di tambah dengan merogoh kocek terlebih dahulu.

Di butuhkan biaya kurang lebih sekitar 200 ribuan untuk sekali menyebrang.