close

Meriam Tsar, Meriam Terbesar Dunia Berada di Kremlin

meriam tsar

Sepanjang sejarah, meriam dan lonceng selalu memiliki kedekatan khusus. Keduanya terbuat dari logam yang sama, dan bahkan kerap di produksi di pabrik yang sama pula.

Sejarah mencatat bahwa pada masa-masa perang, loceng sering kali di lebur untuk di jadikan meriam dan begitu pun sebaliknya pada masa damai. Tidak mengherankan jika spesimen terbesar dari kedua jenis benda tersebut berbagi tempat yang sama, tepatnya di Kremlin, Moskow dengan jarak tak lebih dari 100 meter.

Meriam Tsar

Meriam Tsar (Tsar Pushka) adalah logam raksasa seberat 40 ton yang memiliki kaliber senjata berdiameter 890 mm, dan di pandang sebagai meriam terbesar di dunia.

meriam tsar - tampak belakang

Sumber: Dennis Jarvis/Flickr

Meriam ini di buat pada tahun 1586 oleh seorang pengrajin perunggu, Andrei Chekov atas perintah dari Tsar Theodore I, putra Ivan IV Vasilyevich (Ivan the Terrible). Sayang pada praktiknya, meriam tersebut terlalu besar untuk di manfaatkan sebagai alat penghancur.  Jika memang harus di gunakan, maka cangkang meriamnya akan ikut rusak.

Sejak lama, orang-orang meyakini bahwa Meriam Tsar memang tidak pernah di gunakan. Namun berdasarkan hasil analisis tahun 1990-an, mengatakan meriam tersebut setidaknya pernah di tembakkan sekali, meskipun bukan dengan peluru meriam berkaliber serupa, melainkan dengan grapeshot (kumpulan peluru logam berukuran mini).

meriam tsar - tampak depan

Sumber: e_chaya/Flickr

Mungkin, Meriam Tsar awalnya di tujukan sebagai ajang unjuk gigi, alih-alih untuk di gunakan pada medan tempur.

Pada masanya, ahli meriam Rusia memang di pandang sebagai maestro artileri terbaik di dunia. Mereka merancang model senjata yang tidak ada bandingannya di Barat.

Pengrajin senapan Rusia adalah orang yang pertama kali menambahkan alur parit ke dalam dinding interior cangkang meriam, jauh sebelum bedil putar (spiraled rifling) di ciptakan pada abad ke 19. Cangkang oblong, magun, pembidik belakang serta sistem pembebanan sungsang, semuanya adalah hasil inovasi bangsa Rusia.

Meriam ini awalnya berdiri di Alun-alun Merah selama lebih dari satu abad, sebelum akhirnya di pindahkan ke Kremlin, dekat dengan kediaman kepresidenan Rusia.

Meriam Tsar hingga saat ini masih berdiri kokoh terpasang pada kereta pistol. Untuk menambahkan kesan gagah, beberapa bola meriam berukuran besar di tempatkan pada kaki-kakinya.

Sumber gambar utama: Jorge Láscar/Flickr