close

Kampanye Unik dan Provokatif Mata Uang Dolar Zimbabwe

mata uang dolar zimbabwe

Kampanye Triliunan Dolar (The Trillion Dollar Campaign) adalah salah catu cara protes unik yang di lakukan untuk mengkritik situasi hiperinflasi dahsyat yang pernah menimpa perekonomian Zimbabwe pada Oktober 2008.

Di ketahui, inflasi pada masa itu meningkat 231.000.000 persen dan menyebabkan mata uang dolar Zimbabwe tak lagi memiliki nilai secara harfiah.

Terbitnya surat kabar independen

Kampanye tersebut di luncurkan pada tahun 2009 untuk mempromosikan koran independen bernama The Zimbabwean, yang sempat di blokir oleh Presiden dan diktator Zimbabwe, Robert Mugabe.

mata uang dolar zimbabwe - gambar 3

Selain itu, kampanye tersebut juga ingin mempublikasikan situasi mengenaskan yang di alami mata uang Zimbabwe ke seluruh dunia.

Namun, alih-alih memberi penjelasan secara verbal mengenai situasi yang di hadapi oleh perekonomian Zimbabwe pasca hiperinflasi dahsyat, biro iklan yang bertanggungjawab atas kampanye, TBWA Hunt Lascaris malah memamerkan lembaran uang Dolar Zimbabwe yang tak ada lagi harganya tersebut.

Rangkaian kata provokatif

Mereka merancang kampanye iklan luar ruang dengan menempelkan uang triliunan dolar dan juga menempelkan poster selebar 1,5 x 5 meter yang semuanya terdiri atas lembaran uang kertas Zimbabwe dengan kalimat provokatif.

Beberapa kalimat yang di pakai adalah “It’s Cheaper To Print This On Money Than Paper” (“Lebih Murah Untuk Mencetak (Iklan) Ini Di atas Uang Daripada Kertas”), dan “Thanks to Mugabe This Money Is Wallpaper” (“Berkat Mugabe, Uang Ini Jadi Pajangan Dinding”).

mata uang dolar zimbabwe - gambar 2

Iklan tersebut di cetak di atas gabungan lembaran uang kertas Zimbabwe yang total nilainya mencapai 100 triliun dolar atau sekitar 65 ribu rupiah.

Padahal di Indonesia saja, untuk mencetak iklan billboard luar ruang semacam ini, biayanya bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

Sepak terjang The Zimbabwean

Kampanye koran The Zimbabwean sejatinya sudah di mulai sejak 1998. Saat itu, jurnalis dan aktivis Wilf Mbanga membuka sebuah kantor berita independen bernama The Daily News.

Operasinya hanya berjalan tiga tahun sebelum pemerintah Zimbabwe melarang peredarannya karena di anggap anti Mugabe.

mata uang dolar zimbabwe - gambar 5

Meskipun Mbanga akhirnya terbebaskan dari kurungan penjara, namun ia mengalami banyak ancaman pembunuhan dan memilih untuk melarikan diri ke Eropa. Dari sana, ia mendirikan koran baru dengan nama yang sama dan kembali mengulas berita-berita dari negara tersebut dan di cetak di Afrika Selatan.

The Zimbabwean menggarisbawahi kehancuran sosial dan ekonomi akibat ulah rezim Mugabe yang terus melakukan korupsi, mencurangi pemilu, melenyapkan pihak oposisi dan membuat banyak warganya di landa kemiskinan dan kelaparan hebat.

Koran tersebut kemudian di tuduh sebagai biang keladi mundurnya angka elektabilitas Mugabe pada pemilu Zimbabwe 2008. Koran tersebut kemudian di kenakan pajak barang mewah sebesar 55 persen dan kendaraan distribusinya di rusak oleh tentara.

Dalam kurun setahun, angka sirkulasi The Zimbabwean yang tadinya mencapai 150.000 eksemplar turun menjadi 30.000 eksemplar.

Krisis perekonomian Zimbawe

Sementara itu, kondisi ekonomi nasional Zimbabwe terus menukik tajam di bawah krisis. Kebijakan reformasi tanah di tahun 1990 merusak tatanan ekonomi dan sosial di negara tersebut.

mata uang dolar zimbabwe - gambar 1
mata uang dolar zimbabwe - gambar 4

Mugabe semakin memperparah keadaan tersebut dengan mengirim pasukannya untuk berperang di Perang Kongo Kedua. Perang tersebut tentu saja di biayai oleh uang dolar Zimbabwe dengan angka denominasi tinggi.

Mata uang dolar Zimbabwe awalnya terdiri dari enam denominasi dengan nilai mulai dari 2 hingga 20 dolar. Inflasi di negara tersebut terus tumbuh tak terkendali dan memaksa Bank Sentral Zimbabwe mengeluarkan angka yang lebih besar.

Kini, angka yang beredar di negara tersebut berkisar antara 10 triliun, 20 triliun, 50 triliun, dan yang tertinggi 100 triliun dolar.

mata uang dolar zimbabwe - gambar 6
mata uang dolar zimbabwe - gambar 7

Sumber: The Zimbabwean (Flickr)

The Trillion Dolar Campaign sukses menjalankan kampanyenya dan membuat banyak media internasional berbondong-bondong meliput situasi tersebut.

Sebagai ganjarannya, kampanye ini kemudian memenangkan Grand Prix pada kategori Outdoor dalam acara penganugerahan Cannes Lions International Advertising Festival.

Lembaran 100 triliun dolar Zimbabwe saat ini sedang di simpan di British Museum London dan di pamerkan secara rutin kepada pengunjung.