close

Mengenal Kofun (Makam) Ukuran Raksasa Di Jepang

makam kofun jepang

Di sekitar Kansai (wilayah Jepang sebelah selatan), tepatnya kota Osaka dan Nara, ada sebuah titik lokasi yang di hiasi oleh gundukan berbentuk lubang kunci aneh. Gundukan raksasa tersebut di kelilingi oleh parit lebar yang seolah-olah membentuk pulau buatan.

Bagi Anda yang belum tahu, struktur tersebut merupakan gundukan pemakaman kuno yang di sebut Kofun. Pemakaman ini dulunya di bangun oleh keluarga Kekaisaran Jepang dan anggota keluarga dari penguasa. Fungsinya adalah sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi para bangsawan, kaum elit dan penguasa perang.

Ukurannya bervariasi, mulai dari beberapa meter kecil hingga yang paling besar mencapai empat ratus meter. Semakin kuat dan berpengaruh orang yang di makamkan, maka semakin besar pula Kofun-nya.

Bentuknya yang seperti lubang kunci ini di bangun pada abad ketiga hingga awal abad ketujuh. Karakteristiknya merupakan ciri khas dari periode Jepang pada masa itu, yang juga di namakan Zaman Kofun.

makam kofun jepang - gambar 1

Sumber: Travel.rakuten.com

makam kofun jepang - gambar 2

Sumber: Okayama-kanko.jp

makam kofun jepang - gambar 6

Sumber: Japan Times

Sepanjang sejarah, bentuk Kofun mengalami banyak perkembangan. Beberapa bentuk yang pernah populer antara lain adalah lingkaran dan segi empat.

Akan tetapi, bentuk yang paling di sukai adalah lubang kunci seperti di sebutkan sebelumnya. Menurut seorang kurator Museum Sakai di Prefektur Osaka, Bapak Kurahashi, bentuk lubang kunci adalah simbol kekuatan dan kekuasaan pada masanya.

Kofun pada umumnya terdiri dari dua bagian, yakni sebuah gundukan melingkar di mana sarkofagus tersusun, dan sebuah gundukan trapesium di mana acara dan ritual pemakaman di langsungkan.

makam kofun jepang - gambar 3

Sumber: TY (Flickr)

makam kofun jepang - gambar 5

Sumber: Yahoo.co.jp

Ruang pemakamannya sendiri terdiri dari sebuah peti kayu yang di letakkan di bawah sebuah poros, yang kemudian di kelilingi oleh dinding bebatuan datar. Poros tersebut kemudian di segel dengan atap batu, lalu di tumpuk hingga rata dengan tanah.

Kadangkala, permukaan makam juga di aspal dengan batu. Mengingat mahsyurnya status orang yang di makamkan, sudah menjadi kebiasaan bahwa barang-barang berharga sang mendiang seperti cermin perunggu, senjata dan baju besi juga ikut di kuburkan.

Makam (Kofun) terbesar di jepang

Salah satu Kofun dengan bentuk lubang kunci yang di bangun paling awal terdapat di wilayah Makimuku, tepatnya di sebelah tenggara Cekungan Nara.

makam kofun jepang - gambar 7

Sumber: 663highland (Wikimedia)

makam kofun jepang - gambar 4

Sumber: Purple X (Flickr)

Kofun tersebut di bangun pada pertengahan abad ketiga. Pembangunannya kemudian menyebar ke Provinsi Yamato, lalu ke Kawachi. Di sinilah tempat gundukan Kofun raksasa di temukan, seperti halnya Daisen Kofun yang menjadi makam Kaisar Nintoku.

Daisen Kofun terletak di pinggiran kota kuno Sakai, Prefektur Osaka modern. Ukurannya sangat masif, dengan tinggi mencapai 35 meter dan panjang 486 meter. Daisen Kofun bahkan memiliki panjang dua kali lipat daripada dasar Piramida Giza. Meski tingginya hanya mencapai seperempat tinggi Piramida Giza, namun volume keseluruhannya di perkirakan jauh lebih padat.

Di sebelah selatan makam Kaisar Nintoku, terdapat sebuah kofun dengan ukuran yang lebih kecil. Kofun tersebut adalah makam putra dari Kaisar. Di sebelah timurnya, terdapat gundukan lainnya yang tercatat sebagai makam terbesar kedua sepanjang sejarah Jepang.

Makam ini di bangun sebagai tempat peristirahatan bagi Kaisar Ojin, ayah Kaisar Nintoku. Di sekitar makam Kaisar, terdapat 16 gundukan kecil yang menjadi tempat pemakaman anggota Kekaisaran lain, termasuk permaisuri dan wanita bangsawan lainnya.

Di ketahui terdapat 161.000 gundukan yang tersebar di seluruh wilayah Jepang. Kebanyakan gundukan tersebut sudah di telan akibat pembentukan alam dan karenanya seolah-olah terlihat bagaikan perbukitan, lengkap dengan pepohonannya.

Akan tetapi, jumlah Kofun yang masih utuh juga tak kalah banyaknya dan keberadaannya kini di lindungi oleh pemerintah.

Sesuai aturan, makam-makam ini tidak boleh di gali, meskipun demi alasan penelitian ilmiah. Sepanjang sejarah, hanya sebagian kecil Kofun yang pernah di gali dan di eksplorasi, baik untuk alasan akademis maupun tidak.

Sumber gambar: 663highland (Wikimedia)