close

Gumuk Pasir Parangkusumo, Padang Pasir Di Yogyakarta

gumuk pasir parangkusumo

Sudahkah Anda mengunjungi kota Yogyakarta? Ada banyak sekali objek wisata yang dapat di jumpai dengan mudah di sini. Salah satu destinasinya yang sedang populer adalah Gumuk Pasir Parangkusumo.

Gambar utama: Calljack.co.id

Awalnya masyarakat sekitaran, belum begitu menyadari potensi dari padang pasir tersebut.

Hingga suatu hari seorang mahasiswa dari fakultas geografi UGM sering kedatangan kerabat dari luar negeri yang berkeinginan melihat daerah berpasir.

gumuk pasir parangkusumo - gambar 1

Sumber: Indonesia-tourism.com

Seiring berjalannya waktu, tempat ini semakin terkenal setelah banyak di liput oleh stasiun televisi Lokal. Bahkan beberapa selebritis seperti Agnes Mo dan grup band Letto pernah membuat video klip album mereka di Parangkusumo.

Bukan hanya itu saja, area gumuk pasir juga menjadi lokasi syuting film layar lebar berjudul Wanita Berkalung Sorban.

Gumuk dalam bahasa Jawa memiliki arti gundukan atau tumpukan.

Pesonanya tidak kalah dengan padang pasir di Negeri Timur Tengah sana. Memiliki area seluas 2 km serta cuaca yang cukup ekstrim.

Pada siang hari, suhu akan terasa begitu panas dan malamnya berubah menjadi sangat dingin.

Karakteristiknya sama seperti karakteristik padang pasir di Meksiko. Tak mengherankan jika banyak di adakan penelitian.

gumuk pasir parangkusumo - gambar 2

Sumber: Rizqifirdha.blogspot.co.id

gumuk pasir parangkusumo - gambar 3

Sumber: Youtube.com (Dhave Dhanang)

Sekedar informasi, tempat wisata di Yogyakarta satu ini akan di masukkan ke dalam daftar Unesco World Heritage. Itu di sebabkan oleh fenomena alamnya yang tak biasa khususnya untuk daerah Asia Tenggara.

Ketinggian gundukan pasir berkisar antara 20 meter, sehingga memungkinkan para wisatawan untuk mencoba sandboarding.

Letaknya berada di muara sungai opak hingga ke pantai Parangtritis. Tepat di antara Parangtritis dan pantai Depok. Untuk alamatnya sendiri ada di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Akses Menuju Gumuk Pasir Parangkusumo

Setelah mengetahui lokasinya, kini kita akan mengupas bagaimana cara mencapai destinasi wisata ini. Menjadi sesuatu yang sangat penting untuk di ketahui, terutama bagi Anda jika baru pertama kali mengunjunginya.

Akses menuju lokasi terbilang mudah, cukup dengan menggunakan panduan sederhana sebagai berikut:

Dari Yogyakarta, ambil arah selatan ke jalan Parangtritis. Setibanya di depan gerbang masuk, belok ke kanan.

Ikuti jalan hingga menemukan pintu loket berikutnya (gerbang menuju pantai depok), lalu belok ke sebelah kiri. Susuri jalan tersebut sampai menemukan lokasi dari gumuk pasir.

Harga tiket masuk dan wahana

Harga tiket sangat terjangkau, hanya perlu merogoh kocek 3.000 rupiah per orang (belum termasuk parkir dan beragam fasilitas lainnya).

Untuk mencoba fasilitas sandboarding, di perlukan biaya sekitar 200.000 rupiah (minimal 6 orang untuk durasi 2 jam).

gumuk pasir parangkusumo - gambar 4

Sumber: Mbolangyuk.com

Fasilitas lengkap

Meskipun harga tiket masuknya murah, namun fasilitas yang Anda dapatkan sudah sangat lengkap. Mulai dari toilet, tempat ibadah, pos penjagaan dan keamanan, klinik kesehatan, hingga tempat parkir.

Pengunjung juga tidak perlu membawa bekal sendiri untuk mengisi perut, sebab di sini sudah tersedia beragam pilihan kuliner di Parangkusumo.

Selain itu, jika berminat untuk menginap dan berbelanja, ada banyak fasilitas penginapan dan toko oleh-oleh yang bisa Anda sambangi.

Fasilitas lainnya yang dapat di temui antara lain adalah laboratorium dan museum untuk penelitian ilmiah.

Khususnya bagi pengunjung yang ingin mendalami bagaimana terbentuknya fenomena alam padang pasir, jangan pernah lewatkan kedua tempat tersebut.

Tips saat berkunjung

Ada beberapa poin wajib untuk di perhatikan sebelum berkunjung, di antaranya:

1. Gunakan pelindung kepala dan kacamata

Wajib untuk selalu menggunakan topi atau pelindung kepala, terutama saat berkunjung di siang hari. Seperti yang sudah di bahas sebelumnya, siang hari udaranya akan terasa panas dan menyengat.

Gunakan krim sunblock untuk melindungi kulit dari sengatan matahari agar kulit tidak terbakar.

Anginnya pun berhembus cukup kencang. Maka dari itu, bawalah kacamata hitam agar mata Anda terlindung dari butiran pasir dan sinar ultraviolet.

2. Waktu tepat untuk berkunjung

Saat paling tepat untuk berkunjung adalah sore hari. Karena udara sudah tidak terlalu panas dan matahari tidak terlalu terik.

Lebih daripada itu, pemandangan mempesona dapat Anda saksikan di waktu-waktu tersebut dengan lebih optimal.