close

Denki Buro Jepang, Pemandian Listrik Untuk Terapi Syaraf

denki buro – pemandian listrik di jepang

Sebagian besar dari rumah pemandian umum di Jepang memiliki kolam renang khusus yang di lengkapi dengan elektroda logam aktif. Loh kok bisa?

Ternyata fasilitas ini di peruntukkan bagi mereka yang merasa tertantang untuk mengaliri tubuhnya dengan gelombang listrik kejut, alih-alih daripada hanya sekedar menikmati hangatnya mata air panas pegunungan.

Pemandian ini di beri nama Denki Buro atau secara harfiah berarti pemandian listrik. Lokasinya tersebar di berbagai penjuru Jepang.

Anda tentunya sudah sering di ingatkan, baik itu di rumah maupun sekolah, bahwa air adalah musuh utama listrik. Menggabungkan keduanya, dapat menimbulkan risiko kematian. Akan tetapi di Denki Buro, hukum alamiah tersebut seolah-olah tidak berlaku.

denki buro - gambar 1

Sumber: Hinodeyu-osaka.com

Anda dapat merasakan langsung sensasinya dengan cara duduk di dalam sebuah kolam kecil yang di jepit oleh dua lempengan kutub listrik yang berbeda.

Arus listrik bertenaga kecil kemudian akan mengalir ke seluruh tubuh, yang kemudian menimbulkan semacam sensasi geli. Beberapa orang menyukainya, namun yang lain merasa sakit. Mandi listrik di yakini mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit otot seperti rematik dan spondilitis.

Namun sebagian besar anak muda Jepang percaya, bahwa Denki Buro juga mengakibatkan turunnya jumlah sperma.

Awal kehadiran Denki Buro

Sejarah keberadaannya sulit di lacak, namun keberadaannya di pastikan sudah ada setidaknya sejak 1928.

Sebuah cerita bertajuk Denkiburo no Kaishi Jiken (“Kasus Kematian Mencurigakan di Pemandian Listrik”) pernah di terbitkan pada tahun tersebut.

Studi ilmiah dan manfaatnya dalam dunia pengobatan

Terapi listrik (Electrotheraphy) sejatinya sudah populer sejak abad ke 18 ketika fasilitas serupa di gunakan pertama kali di sebuah rumah sakit di London demi alasan medis yang tidak di sebutkan.

Selama era Perang Dunia Kedua di tahun 1940-an, Amerika Serikat memanfaatkan terapi listrik kepada para personil tentaranya yang terluka untuk mencegah dan menghambat kondisi atrofi. Terapi juga di gunakan untuk mengembalikan massa otot dan tenaga.

Lebih daripada itu, terapi serupa juga pernah di gunakan dalam pengobatan kanker dengan catatan hasil yang positif.

Di tahun 1985, jurnal ilmiah Cancer Research menerbitkan sebuah studi hebat mengenai manfaat terapi ini. Kelompok peneliti yang tergabung dalam studi tersebut menemukan adanya penyusutan tumor sebesar 98 persen pada subyek hewan yang di teliti ketika di beri terapi listrik selama lima jam dalam kurun lima hari.

Meski efektivitas dari terapi listrik masih belum terbukti secara meyakinkan, namun metode ini sering di anggap sebagai pengobatan alternatif yang manjur untuk mengatasi nyeri punggung, nyeri otot, sakit kepala dan migrain, radang sendi, gangguan sistem syaraf, disfungsi otot syaraf serta sejumlah kondisi penyakit syaraf lainnya.

Menurut portal informasi kesehatan populer WebMD, arus listrik yang mengalir ke seluruh tubuh dapat berdampak secara positif.

Manfaat yang di timbulkan antara lain pengurangan rasa sakit karena listrik yang di hasilkan oleh elektroda merangsang syaraf di bagian nyeri. Aliran listrik tersebut kemudian mengirim sinyal ke otak untuk memblokir atau “merusak” sinyal rasa sakit.

Menurut teori lain, rangsangan elektrik yang terjadi pada syaraf manusia dapat membantu tubuh untuk memproduksi zat penghilang rasa nyeri alami yang lebih terkenal dengan sebutan endorfin.

Selain dapat mendorong perasaan bahagia senyawa kimia endorfin, rangsangan ini juga memungkinkan otak untuk memblokir rasa sakit dan nyeri.

Namun seperti biasa, jangan serta-merta menganggap bahwa jenis terapi ini cocok dan aman untuk Anda. Kami sarankan untuk berkonsultasi dengan ahli di bidang terkait seperti dokter spesialis syaraf untuk mengetahui secara pasti gejala apa yang akan di timbulkan dari aliran listrik terhadap tubuh.

Apabila Anda memiliki riwayat penyakit jantung atau malah sedang menggunakan alat pacu jantung, maka terapi semacam Denki Buro Jepang haram hukumnya untuk di lakukan.

Sumber: Amusingplanet.com dan Hinodeyu-osaka.com